Pengertian Ekonomi

Posted on

newponsel.com – Di artikel ini kita akan membahas lengkap tentang Pengertian Ekonomi, beserta Jenis Ekonomi, dan Sejarah Konsep Ekonomi. untuk memperlajari ekonomi, silahkan baca artikel ini sampai habis.

Pengertian Ekonomi

Perekonomian adalah sekumpulan besar produksi, konsumsi, dan kegiatan pertukaran yang saling berubungan yang membantu dalam menentukan bagaimana mengalokasikan sumber daya yang langka.

Produksi, konsumsi, dan distribusi barang dan jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang hidup dan beroperasi dalam perekonomian, yang juga disebut sebagai sistem ekonomi.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

Pengertian Ekonomi

Adapun pengertian Ekonomi menurut beberapa pakar atau para ahli yang berpendapat:

1. Adam Smith

Ekonomi adalah ilmu sistematis yang mempelajari perilaku manusia dalam upaya mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan tertentu.

2. Richard G. Lipsey

Ekonomi adalah studi tentang penggunaan sumber daya yang langka untuk media yang tidak terbatas.

3. Aristoteles

Ekonomi merupakan cabang yang dapat digunakan dengan dua cara, yaitu kemungkinan untuk digunakan dan kemungkinan untuk ditukar dengan barang. (Nilai penggunaan dan nilai tukar).

4. Von Neumann dan Mogenstern

Ekonomi adalah disiplin ilmu yang sangat disayangkan jika digunakan secara tidak ilmiah. Pasalnya, para tokoh utama sibuk menangani pemecahan masalah yang terjadi saat itu.

5. Abraham Maslow

Ekonomi merupakan ilmu yang berguna untuk memecahkan berbagai masalah kehidupan manusia. Masalah di sini tentu saja masalah ekonomi menurut prinsip dan teori yang efektif dan efisien.

6. Gregori Mankiw

Ekonomi merupakan salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana manusia mengelola sumber daya yang langka.

7. John Stuart Mill

Ekonomi merupakan salah satu cabang ilmu praktis yang mempelajari seluk beluk penagihan dan pengeluaran. Juga tentang kegiatan produksi dan distribusi kekayaan.

8. Khursid Ahmad

Ekonomi adalah upaya sistematis untuk memahami masalah ekonomi dan perilaku manusia dalam kaitannya dengan masalah tersebut dari perspektif Islam.

9. Suherman Rosyidi

Ekonomi adalah cabang ilmu yang memberikan pengetahuan. Artinya, segala sesuatu yang berhubungan dengan gejala yang muncul di masyarakat. Gejala-gejala ini muncul sebagai akibat dari sejumlah tindakan manusia itu sendiri.

Tindakan manusia ini adalah upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan. Dengan kata lain, upaya mencapai kesejahteraan hidup manusia.

10. Hermawan Kertajaya

Ekonomi merupakan salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana manusia mengelola sumber daya yang langka.

Memahami Ekonomi

Ekonomi mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan produksi, konsumsi, dan perdagangan barang dan jasa di suatu daerah.

Keputusan ini dibuat melalui beberapa kombinasi transaksi pasar dan pengambilan keputusan kolektif atau hierarkis. Setiap orang dari individu hingga entitas seperti keluarga, perusahaan, dan pemerintah berpartisipasi dalam proses ini.

Ekonomi suatu wilayah atau negara tertentu diatur oleh budaya, hukum, sejarah, dan geografinya, di antara faktor-faktor lain, dan berkembang karena pilihan dan tindakan para peserta. Karena alasan ini, tidak ada dua perekonomian yang identik

Mempelajari Ekonomi

Disiplin ekonomi dapat dibagi menjadi dua bidang fokus utama, ekonomi mikro, dan ekonomi makro.

Mikroekonomi mempelajari perilaku individu dan organisasi seperti perusahaan untuk lebih memahami alasan mereka memutuskan keputusan terhadap kegiatan ekonomi yang mereka lakukan dan bagaimana keputusan tersebut berpengaruh terhadap sistem ekonomi.

Ilmu ekonomi mikro mempelajari alasan bermacam barang memiliki nilai yang berbeda-beda dan bagaimana individu berkoordinasi dan bekerja sama satu sama lain.

Ekonomi mikro cenderung berfokus pada prilaku ekonomi, seperti bagaimana pilihan dan tindakan dari individu memengaruhi perubahan produksi.

Makroekonomi di sisi lain, mempelajari seluruh ekonomi, yang berfokus pada keputusan dan masalah skala besar. Makroekonomi mencakup studi tentang faktor-faktor ekonomi secara luas seperti pengaruh kenaikan harga atau inflasi pada perekonomian.

Ekonomi makro juga berfokus pada laju pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB), yang merepresentasikan jumlah total barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu perekonomian.

Perubahan jumlah pengangguran dan pendapatan nasional juga dipelajari. Secara singkat, ekonomi makro mempelajari prilaku ekonomi agregat.

Sejarah Konsep Ekonomi

Kata ekonomi adalah bahasa Yunani dan berarti “pengelolaan rumah tangga”. Ekonomi sebagai bidang studi disentuh oleh para filsuf di Yunani kuno, salah satunya adalahAristoteles, tetapi studi ekonomi modern dimulai di Eropa abad ke-18, khususnya di Skotlandia dan Prancis.

Filsuf dan ekonom Skotlandia Adam Smith, yang pada tahun 1776 menulis buku ekonomi terkenal berjudul The Wealth of Nations, pada masanya dianggap sebagai filsuf moral.

Dia dan orang-orang pada saat itu percaya bahwa ekonomi terus berevolusi dari sistem barter prasejarah menjadi ekonomi berbasis uang dan akhirnya berbasis kredit.

Selama abad ke-19, teknologi dan perdagangan internasional yang terus bertumbuh menghasilkan hubungan yang lebih kuat antar negara, suatu proses yang dipercepat menjadi Depresi Hebat dan Perang Dunia II.

Setelah 50 tahun Perang Dingin, akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 telah menyaksikan globalisasi ekonomi yang diperbarui.

Jenis Ekonomi

Ekonomi berbasis pasar memungkinkan individu dan bisnis untuk secara bebas bertukar barang melalui pasar, sesuai dengan penawaran dan permintaan.

Amerika Serikat sebagian besar merupakan ekonomi pasar tempat konsumen dan produsen menentukan apa yang dijual dan diproduksi.

Produsen memiliki apa yang mereka buat dan memutuskan harga mereka sendiri, sementara konsumen memiliki apa yang mereka beli dan memutuskan berapa banyak mereka bersedia membayar.

Melalui keputusan ini, hukum penawaran dan permintaan menentukan harga dan total produksi. Jika permintaan konsumen untuk barang tertentu meningkat, harga cenderung naik karena konsumen bersedia membayar lebih untuk barang itu.

Pada gilirannya, produksi lebih meningkat untuk memenuhi permintaan pasar karena produsen didorong oleh keuntungan. Akibatnya, ekonomi pasar dapat menyeimbangkan dirinya secara alami.

Ketika harga suatu industri dan di satu sektor naik karena permintaan, uang, dan tenaga kerja yang diperlukan untuk memenuhi permintaan itu bergeser ke tempat-tempat di mana mereka dibutuhkan.

Ekonomi pasar murni jarang ada karena biasanya ada intervensi pemerintah atau perencanaan pusat. Bahkan Amerika Serikat bisa dianggap ekonomi campuran.

Pemerintah mebuat peraturan, dan menyediakan pendidikan publik, tunjangan jaminan sosial sebagai upaya menciptakan keseimbangan dengan mengisi kesenjangan dari ekonomi pasar.

Akibatnya, istilah ekonomi pasar mengacu pada ekonomi yang lebih berorientasi pasar secara umum.

Ekonomi berbasis perintah bergantung pada agen politik pusat, yang mengontrol harga dan distribusi barang. Pasokan dan permintaan tidak dapat berjalan secara alami dalam sistem ini karena direncanakan secara terpusat, sehingga ketidakseimbangan sering terjadi.

Kesimpulan

Dari pembahasan tentang pengertian ekonomi di atas, maka dapat disimpulkan:

  • Perekonomian adalah kegiatan produksi dan konsumsi yang saling berhubungan yang membantu menentukan bagaimana sumber daya yang langka dialokasikan.
  • Dalam suatu perekonomian, produksi dan konsumsi barang dan jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang hidup dan beroperasi di dalamnya.
  • Ekonomi berbasis pasar cenderung membiarkan barang mengalir dengan bebas melalui pasar, sesuai dengan penawaran dan permintaan.

Itulah pembahasan tentang Pengertian Ekonomi yang dapat kami sampaikan. Semoga kalian dapat memahami dan mempelajari tentang sejarah konsep ekonomi dan juga jenisnya. Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya :